detikcom

Minggu, 25/08/2013 05:50 WIB

Mimpi Ibu Lurah Cantik Tentang 'LA' yang Bersih dan Melayani Warga

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Lurah Susan Jasmine Zulkifli (43) punya banyak mimpi akan Lenteng Agung, Jaksel. Dia ingin aparat di wilayahnya berorientasi melayani warga. Susan pun tak mau aparatnya hanya sekedar duduk dan menunggu, tetapi juga menjemput aspirasi.

"Saya ingin mewujudkan aparat kelurahan yang bersih, transparan, ikhlas, dan berorientasi melayani kepentingan publik," ucapnya saat ditemui di kantornya di Jl Agung Raya, Sabtu (24/8/2013) malam.

Susan baru beberapa bulan menjabat sebagai lurah. Lelang jabatan Jokowi membawanya ke Lenteng Agung. Namun dalam beberapa bulan ini, pelosok 'LA' panggilan akrab Lenteng Agung sudah dia jelajahi. Ada 10 RW di wilayah LA ini.

"Saya konsenstrasi untuk mewujudkan lingkungan wilayah yang sehat, indah, rapi, hijau, asri, aman, dan damai. Jadi membangun budaya masyarakat yang peduli dan memiliki kesadaran pada lingkungan sekitarnya," ujarnya.

Susan mengaku memang ada suara sumbang soal dirinya. Tapi dia menegaskan, dirinya hanya bekerja untuk melayani seluruh masyarakat. Susan juga sudah bertemu dengan sejumlah tokoh masyarakat, yang memberi dukungan dan dorongan kepada dia untuk maju terus.

Jebolan Fisip UI ini bertutur, di Lenteng Agung ada satu taman, yang menurutnya tak diperhatikan keindahannya. Selama ini seolah dilupakan.

"Saya lihat ini cocok untuk rencana saya untuk lingkungan. Taman ini saya jaga betul untuk ruang terbuka masyarakat. Saya juga pasang pot-pot di pinggir jalan besar, saya mau Lenteng Agung hijau, coretan-coretan di dinding kita hapus," ujar ibu satu anak yang dahulu menjadi staf kelurahan di Senen ini.

Lewat blusukan menyapa warga, Susan juga tahu ada warganya yang pelaku UKM, dengan mengolah sampah menjadi hiasan, tas, dan kompos. Dan ada juga yang membuat alas sepatu.

"Saya kira itu alasnya mahal tapi ternyata murah banget. Satunya kalau nggak salah Rp 3.000, itu kan murah banget. Tapi ternyata mereka berdua kesulitan untuk menyalurkan barangnya, saya lalu minta Kasie Ekonomi bantu mereka, cari pembeli sama kredit, karena mereka masih termasuk industri rumah tangga juga kan. tapi mereka sangat kreatif, apa lagi yang buat koran-koran bekas itu, bahkan sampai buat kursi dari koran bekas," urai ibu lurah yang kerap tampil trendi ini.

Satu harapan Susan soal Lenteng Agung, yaitu bisa menjadi seperi Los Angeles (LA) di Amerika Serikat. "Saya inginnya bisa seperti di "LA", bersih dan banyak pohon," tutupnya.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vid/ndr)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%