Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 24/08/2013 21:08 WIB

Razia Narkoba di Lampung Utara, Sabu dan Ratusan Jarum Suntik Disita

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Razia narkoba digelar Polres Lampung Utara. Melibatkan bantuan personil TNI, ratusan petugas merazia Gang Singgah Mata, Kota Alam. Dalam razia ini, 5 orang diamankan.

"Mereka memiliki narkoba," kata Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih saat dikonfirmasi, Sabtu (24/8/2013).

Razia dilakukan pagi tadi pukul 09.30 WIB. Kapolres Lampung Utara AKBP Helmy Santika dan Dandim 0412 Letkol Ayi Lesmana turun ke lokasi.

"Ratusan bekas suntikan dan jarum suntik dan uang hasil penjualan narkoba juga ikut disita," jelasnya.

Mereka yang diamankan yakni Suwandi (64), Gunawan (20), Zainudin (48), Susanti (54), dan Mindarni (27). Razia berakhir pukul 11.00 WIB.

"50 Gram putau dalam kemasan plastik, 2 plastik sedang diduga sabu-sabu, 2 plastik sedang diduga heroin, 1 timbangan digital disita dari pelaku," imbuh Sulistyaningsih.

Barang bukti kendaraan bermotor yang ikut diamankan yakni 7 unit motor dan 2 mobil.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nal/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%