Sabtu, 24/08/2013 16:47 WIB

AS Siapkan Opsi Aksi Militer ke Suriah

BBCIndonesia.com - detikNews
Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel telah menyarankan agar AS menggerakkan pasukan angkatan lautnya menuju perairan di dekat Suriah apabila AS menyetujui opsi aksi militer ke Suriah.

Hagel mengatakan kepada wartawan bahwa Presiden Barack Obama telah meminta Pentagon memberikan masukan berbagai opsi militer, setelah menerima informasi bahwa pemerintah Suriah diduga menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil.

"Departemen Pertahanan memiliki tanggung jawab untuk memberikan masukan kepada Presiden tentang opsi yang mungkin dilakukan," katanya.

Saat pembahasan menyangkut berbagai opsi militer itulah, menurutnya, dibutuhkan keputusan untuk segera menempatkan pasukan serta persiapan lainnya.

Para pejabat pertahanan AS mengatakan, pasukan angkatan laut telah memindahkan kapal perangnya ke perairan internasional di dekat Suriah.

Dalam sebuah wawancara pada Jumat, Obama mengatakan bahwa dia "sangat memprihatinkan" penggunaan senjata kimia yang diduga dilakukan oleh pasukan pemerintah Suriah terhadap warga sipil di dekat Damaskus.


Turun tangan

Obama juga menyatakan, apabila pasukan Suriah terbukti menggunakan senjata kimia, AS akan turun tangan, walaupun dia mengingatkan resiko yang harus ditanggung menyerang negara lain tanpa adanya mandat dari PBB.

Sementara, sekutu terdekat pemerintah Suriah, Rusia, mengatakan mereka memiliki bukti bahwa kelompok pemberontak berada di balik serangan yang menggunakan senjata kimia itu.

Sejak awal, kelompok oposisi Suriah, mengatakan bahwa ratusan orang tewas dalam serangan pasukan pemerintah di luar Kota Damaskus, Rabu lalu.

Walaupun sudah ada tuntutan dari berbagai negara, agar pemerintah Suriah mengizinkan tim inspeksi PBB untuk melakukan penyelidikan kasus ini, belum ada tanda-tanda pemerintah Suriah akan mengizinkan kehadiran mereka.

Rekaman video yang beredar di masyarakat, tetapi belum diverifikasi, sebelumnya memperlihatkan warga sipil -terutama anak-anak- tewas mengenaskan atau terlihat kesakitan akibat serangan yanh diduga menggunakan senjata kimia.


(bbc/bbc)

  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%