detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 22:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 23/08/2013 13:20 WIB

Pekerja Warung Mi Aceh Tewas Dibunuh Pakai Tiang Bendera

Khairul Ikhwan - detikNews
Foto: Khairul Ikhwan/detikcom
Medan - Seorang pekerja di warung mie Aceh tewas setelah dianiaya dengan berbagai benda, termasuk tiang bendera yang masih dipasangi bendera. Tiga rekan kerja korban yang diduga sebagai pelaku, kini dalam perburuan polisi.

Korban Muhammad Isa (27) ditemukan di kamar mandi warung ‘Masakan Bu Aceh 2’ di Jalan Setia Budi, Medan sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (23/8/2013). Pemilik warung menemukan korban dalam keadaan tangan terikat dan leher dijerat dengan tali nilon dan seprei.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi dan tak lama petugas dari Polsekta Medan Sunggal tiba di lokasi kejadian. Kapolsekta Medan Sunggal AKP Eko Hartanto menyatakan, penyelidikan awal menunjukkan pembunuhan itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.

"Pelaku antara dua sampai tiga orang, yang merupakan rekan kerja korban. Pelaku melarikan diri dan membawa serta sepeda motor Suzuki Thunder milik korban," Eko kepada wartawan di lokasi kejadian.

Disebutkan Eko, Muhammad Isa yang sudah bekerja selama 14 tahun, memang tinggal di warung itu. Empat hari lalu, dua pekerja baru masuk, yakni Riski dan Akbar dan tinggal di warung itu juga. Selain itu, ada satpam yang berjaga di sana. Setelah kejadian, ketiganya menghilang, ini yang menguatkan dugaan ketiganya terlibat pembunuhan itu.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang dipergunakan untuk membunuh korban. Antara lain tiang bendera dari besi yang masih terpesang bendera merah putih di ujungnya, kemudian pecahan botol yang dipergunakan untuk menganiaya korban. Sementara mayat korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rul/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%