detikcom
Jumat, 23/08/2013 10:40 WIB

Situ dan Waduk di Jakarta

Menikmati Sore Nan Santai di Taman Waduk Grogol

Septiana Ledysia - detikNews
Waduk Grogol (Septiana/ detikcom)
Jakarta - Sore hari kerap dijadikan waktu bersantai dan menghabiskan waktu bagi banyak orang. Banyak caranya, salah satunya mungkin jalan-jalan atau duduk menikmati penganan ringan di taman sambil melihat hamparan air di waduk.

Pada Kamis (22/8/2013), detikcom berkesempatan menikmati sore di sebuah taman yang tepat berada di samping waduk Empang Bahagia Grogol, di Jalan Semeru, Grogol, Jakarta Barat. Nama taman itu, Taman Empang Air Mancur.

Taman yang tidak terlalu luas itu sekitar Pukul 17.00 WIB sudah ramai didatangi oleh masyarakat sekitar taman dan para anak sekolah yang baru saja pulang sekolah. Mereka datang tidak sendiri, ada yang bersama keluarga, pacar dan teman-teman mereka.

Selain disuguhi dengan suasana cukup sejuk karena pohon-pohon besar yang rindang di taman tersebut, para pengunjung taman juga dimanjakan dengan banyaknya tukang jualan makanan yang letaknya di luar pagar taman. Makanan yang dijual beragam, dari nasi empal gentong, ketoprak, soto, mie ayam sampai minuman es cendol dan penjual kopi.

Namun, kondisi taman tersebut sebenarnya tidak terlalu bagus. Terlihat hanya ada dua buah bangku taman yang masih bisa dipakai. Selain itu, lampu taman juga terlihat sudah tidak bisa digunakan, tidak kebayang apa jadinya kalau malam hari.

Fasilitas kebersihan seperti tong sampah juga tidak terlihat. Akhirnya sampah-sampah daun dan sampah bekas makan dan minum warga berserakan atau di tumpuk saja di sudut-sudut taman.

Selain itu, air mancur yang seharusnya menyala untuk menambah keindahan suasana taman juga sudah tidak berfungsi. Air waduk yang berwarna hijau juga mengurangi keindahan taman yang jadi salah satu taman yang banyak dikunjungi warga.

Edi warga Angke yang sedang menikmati sore di taman tersebut mengatakan, bahwa dirinya berharap taman milik pemerintah tersebut diperluas. Dan selain itu diperbaiki dan ditambah fasilitasnya.

"Ini kan ada waduknya, coba dikasih perahu jadi enggak usah jauh-jauh ke Ancol jadinya," ujar Edi saat berbincang.

Edi juga menginginkan agar taman favoritnya tersebut diperbaiki oleh pemerintah. "Kan jarang taman kaya gini. Jadi lebih tertib kan lebih bagus," imbuhnya.

Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(spt/gah)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%