Kamis, 22/08/2013 22:03 WIB

80-an Penumpang Kapal Express Bahari yang Terbakar di Babel Dievakuasi

Rivki - detikNews
Jakarta - Evakuasi Kapal Express Bahari yang terbakar di Selat Nasik, Kabupaten Bangka-Belitung (Babel) masih berlangsung sampai saat ini, pukul 21.55 WIB. Tim dari kepolisian, TNI, SAR dan nelayan sekitar masih hilir mudik mengangkut penumpang.

"Kita masih di Pelabuhan Tanjung Pandan, banyak kapal-kapal termasuk kapal nelayan yang ikut evakuasi sampai sekarang," kata warga Tanjung Pandan, Andria Triatmaja, saat dihubungi detikcom, Kamis (22/8/2013).

Sepengetahuan Andria di lokasi, dia melihat ada sekitar 80 penumpang kapal Express Bahari yang sudah dievakuasi oleh tim gabungan. Dari 80-an orang itu, salah satunya adalah bayi.

"Saya dengar-dengar ada bayi juga yang dievakuasi," ucapnya.

Andria menjelaskan, kapal Express Bahari merupakan kapal transportasi umum yang melayani rute Pulau Bangka ke Pulau Belitung. Kapal cepat ini tiap hari beroperasi mengangkut penumpang.

Kapal yang mengangkut 173 penumpang ini dilaporkan terbakar di perairan Selat Nasik, atau sekitar 2 jam perjalanan laut dari Tanjung Pandan, atau 4 jam perjalanan dari Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang. Belum diketahui adanya korban jiwa dalam insiden ini.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/nvc)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%