detikcom
Kamis, 22/08/2013 17:35 WIB

2 Pesawat Pengebom Rusia Tiba-tiba Melintas, Jepang Kerahkan 4 Jet Tempur

Rita Uli Hutapea - detikNews
ilustrasi (AFP)
Tokyo, - Insiden menegangkan terjadi ketika jet-jet tempur Jepang dikerahkan untuk mengejar dua pesawat pengebom Rusia. Kedua pesawat asing tersebut tiba-tiba melintas masuk ke wilayah udara Jepang.

Kedua pesawat Tu-95 tersebut melanggar wilayah udara dekat pulau Okinoshima di Fukuoka, Jepang selatan hari ini. Kedua pesawat Rusia tersebut berada di wilayah udara Jepang selama hampir dua menit.

Akibatnya, militer Jepang pun langsung mengerahkan empat jet tempurnya untuk mengejar pesawat-pesawat Rusia itu hingga kemudian meninggalkan wilayah Jepang.

"Total empat pesawat F-2 dari Pasukan Pertahanan Udara dikerahkan untuk mengejar," kata pejabat Kementerian Pertahanan Jepang seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (22/8/2013).

Kementerian Luar Negeri Jepang menyatakan, pihaknya telah mengirimkan nota protes resmi ke kedutaan Rusia di Tokyo, Jepang atas pelanggaran wilayah tersebut dan menyerukan mereka untuk menyelidiki insiden tersebut. Sejauh ini belum ada tanggapan dari pemerintah Rusia atas insiden ini.

Sebelumnya pada Februari lalu, dua jet tempur Su-27 milik Rusia melanggar wilayah udara Jepang selama sekitar satu menit di atas wilayah pulau Pulau Hokkaido, Jepang utara. Itu merupakan insiden serupa yang pertama kali terjadi dalam kurun waktu lima tahun terakhir.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%