Detik.com News
Detik.com
Rabu, 21/08/2013 14:10 WIB

Ini Pikap yang Terseret Bus Giri Indah Hingga ke Sungai

M Iqbal - detikNews
Ini Pikap yang Terseret Bus Giri Indah Hingga ke Sungai Foto: Hasan Al-Habsyi (detikcom)
Cisarua - Mobil pikap yang sedang menurunkan tabung gas elpiji tertabrak bus Giri Indah. Bus yang hilang kendali itu menyeret mobil hingga ke sungai.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (21/8/2013), mobil pikap itu berada dalam posisi terbalik. Jaraknya hanya dua meter dari ujung bus. Mobil itu kondisinya rusak parah. Bodi mobil nyaris terendam seluruhnya. Hanya terlihat roda dan beberapa bagian bawahnya saja.

Menurut cerita petugas kepolisian setempat, ada satu orang kernet mobil pikap yang mengalami luka karena tertabrak bus. Dia sedang menurunkan gas elpiji.

"Saat ini dia sudah dipindahkan karena nggak bisa ditangani di sini (RS Paru)," ujar Asep, petugas tersebut.

Data sementara, 18 orang tewas dan 35 nama lainnya mengalami luka.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(iqb/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%