detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 21/08/2013 14:10 WIB

Ini Pikap yang Terseret Bus Giri Indah Hingga ke Sungai

M Iqbal - detikNews
Foto: Hasan Al-Habsyi (detikcom)
Cisarua - Mobil pikap yang sedang menurunkan tabung gas elpiji tertabrak bus Giri Indah. Bus yang hilang kendali itu menyeret mobil hingga ke sungai.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Rabu (21/8/2013), mobil pikap itu berada dalam posisi terbalik. Jaraknya hanya dua meter dari ujung bus. Mobil itu kondisinya rusak parah. Bodi mobil nyaris terendam seluruhnya. Hanya terlihat roda dan beberapa bagian bawahnya saja.

Menurut cerita petugas kepolisian setempat, ada satu orang kernet mobil pikap yang mengalami luka karena tertabrak bus. Dia sedang menurunkan gas elpiji.

"Saat ini dia sudah dipindahkan karena nggak bisa ditangani di sini (RS Paru)," ujar Asep, petugas tersebut.

Data sementara, 18 orang tewas dan 35 nama lainnya mengalami luka.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(iqb/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%