detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 19/08/2013 15:46 WIB

68 Tahun MA

Ketua MK: Semoga MA Jadi Pengadilan yang Bisa Diandalkan

Sukma Indah Permana - detikNews
Akil Mochtar (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) berulang tahun yang ke-68 hari ini. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar menyampaikan ucapan selamat dan mendorong MA terus melakukan perbaikan.

"Yang pertama, selamat ulang tahun. Mudah-mudahan di usia yang ke-68 tahun ini, MA bisa menjadi pengadilan yang diandalkan," ujar Akil kepada wartawan di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2013).

Akil berharap MA bisa memberikan distribusi keadilan yang sebaik-baiknya bagi pencari keadilan dengan menjaga prinsip independensi.

"Ya sekarang bisa diandalkan juga. Tapi kan ada tingkatannya," tuturnya.

Akil menilai dari beberapa hal yang terjadi--seperti hakim yang menerima suap, petugas peradilan yang tertangkap oleh KPK-- menjadi pekerjaan rumah bagi MA. Akil pun mengembalikan penilaian tersebut kepada masyarakat.

"Tapi secara umum, masih butuh perbaikan. Termasuk kesejahteraan hakim dan karyawan, juga harus diperbaiki. Kalau sudah tinggi alhamdulillah," kata Akil

"Kemarin Ketua MA bilang ke saya, renumerasinya dinaikkan dong. Kan belum 100 persen kayaknya mereka," imbuhnya.

MA terbentuk dua hari setelah proklamasi atau pada 19 Agustus 1945 berdasarkan SK Ketua MA Nomor KMA/043/SSK/VIII/1999. Jauh sebelum kemerdekaan, penjajah Belanda telah membentuk MA namun dengan nama yang berbeda.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(sip/asp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%