detikcom
Senin, 19/08/2013 15:46 WIB

68 Tahun MA

Ketua MK: Semoga MA Jadi Pengadilan yang Bisa Diandalkan

Sukma Indah Permana - detikNews
Akil Mochtar (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) berulang tahun yang ke-68 hari ini. Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar menyampaikan ucapan selamat dan mendorong MA terus melakukan perbaikan.

"Yang pertama, selamat ulang tahun. Mudah-mudahan di usia yang ke-68 tahun ini, MA bisa menjadi pengadilan yang diandalkan," ujar Akil kepada wartawan di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (19/8/2013).

Akil berharap MA bisa memberikan distribusi keadilan yang sebaik-baiknya bagi pencari keadilan dengan menjaga prinsip independensi.

"Ya sekarang bisa diandalkan juga. Tapi kan ada tingkatannya," tuturnya.

Akil menilai dari beberapa hal yang terjadi--seperti hakim yang menerima suap, petugas peradilan yang tertangkap oleh KPK-- menjadi pekerjaan rumah bagi MA. Akil pun mengembalikan penilaian tersebut kepada masyarakat.

"Tapi secara umum, masih butuh perbaikan. Termasuk kesejahteraan hakim dan karyawan, juga harus diperbaiki. Kalau sudah tinggi alhamdulillah," kata Akil

"Kemarin Ketua MA bilang ke saya, renumerasinya dinaikkan dong. Kan belum 100 persen kayaknya mereka," imbuhnya.

MA terbentuk dua hari setelah proklamasi atau pada 19 Agustus 1945 berdasarkan SK Ketua MA Nomor KMA/043/SSK/VIII/1999. Jauh sebelum kemerdekaan, penjajah Belanda telah membentuk MA namun dengan nama yang berbeda.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(sip/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%