detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 22:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 17/08/2013 17:26 WIB

Pelaku Penembakan Polisi di Pondok Aren Orang Terlatih?

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Dua anggota Polsek Pondok Aren tewas ditembak oleh orang tak dikenal pada Jumat (16/8) malam. Pelaku yang membawa pistol dan motor curian itu melarikan diri setelah gagal dikejar tim buser. Apa pelaku orang terlatih?

"Belum, belum bisa kita simpulkan," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Irfing Jaya di Polsek Pondok Aren, Tangsel, Sabtu (17/8/2013).

Menurut Irfing, olah TKP masih terus dilakukan oleh tim Labfor dan INAFIS dari Polda dan Mabes untuk mencari barang bukti penembakan. Saat ini masih ada beberapa proyektil yang belum ditemukan.

"Proyektil belum ketemu satu, dua. Saat ini (hasil olah TKP) masih di tim olah TKP. Masih belum ketemu beberapa proyektil," tuturnya.

Sementara terkait saksi mata, menurut Irfing saat ini masih ditangani oleh Polda Metro Jaya. "Masih di Polda nggak di kami, kalau kami hanya laporan polisinya. Dari Polda dan mabes gabungan (yang tangani)," imbuhnya.

Kemudian untuk kepentingan penyelidikan, hingga sore ini TKP penembakan yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Polsek Pondok Aren masih ditutup garis polisi.

"Olah TKP masih terus, makanya TKP masih kita tutup," ucap Irfing.

Sebelumnya, pada malam tadi dua orang anggota polisi dari Polsek Pondok Aren tewas ditembak dua orang tak dikenal saat bertugas apel malam jelang peringatan kemerdakaan.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(bal/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close