detikcom
Sabtu, 17/08/2013 17:26 WIB

Pelaku Penembakan Polisi di Pondok Aren Orang Terlatih?

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Dua anggota Polsek Pondok Aren tewas ditembak oleh orang tak dikenal pada Jumat (16/8) malam. Pelaku yang membawa pistol dan motor curian itu melarikan diri setelah gagal dikejar tim buser. Apa pelaku orang terlatih?

"Belum, belum bisa kita simpulkan," kata Kapolresta Tangerang, Kombes Irfing Jaya di Polsek Pondok Aren, Tangsel, Sabtu (17/8/2013).

Menurut Irfing, olah TKP masih terus dilakukan oleh tim Labfor dan INAFIS dari Polda dan Mabes untuk mencari barang bukti penembakan. Saat ini masih ada beberapa proyektil yang belum ditemukan.

"Proyektil belum ketemu satu, dua. Saat ini (hasil olah TKP) masih di tim olah TKP. Masih belum ketemu beberapa proyektil," tuturnya.

Sementara terkait saksi mata, menurut Irfing saat ini masih ditangani oleh Polda Metro Jaya. "Masih di Polda nggak di kami, kalau kami hanya laporan polisinya. Dari Polda dan mabes gabungan (yang tangani)," imbuhnya.

Kemudian untuk kepentingan penyelidikan, hingga sore ini TKP penembakan yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Polsek Pondok Aren masih ditutup garis polisi.

"Olah TKP masih terus, makanya TKP masih kita tutup," ucap Irfing.

Sebelumnya, pada malam tadi dua orang anggota polisi dari Polsek Pondok Aren tewas ditembak dua orang tak dikenal saat bertugas apel malam jelang peringatan kemerdakaan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bal/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
60%
Kontra
40%