Detik.com News
Detik.com
Jumat, 16/08/2013 10:42 WIB

1 Lagi Ditemukan, Korban Tewas Kapal Tenggelam di Jepara Jadi 10 Orang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
1 Lagi Ditemukan, Korban Tewas Kapal Tenggelam di Jepara Jadi 10 Orang Pantai Kartini Jepara (Dok detikcom)
Semarang - Jumlah korban tewas dalam kecelakaan kapal kayu KM Jhonson yang tenggelam di perairan Jepara belum bisa dipastikan. Tim evakuasi masih terus menemukan korban di lokasi. Sekitar pukul 09.00 WIB, mereka kembali menemukan jenazah di perairan.

Pelda Ali Imron, komandan Patroli Keamanan Laut Jepara (Patkamla Jepara) mengatakan jenazah terakhir yang ditemukan berjenis kelamin laki-laki dewasa. Belum diketahui identitasnya.

"Ditemukan lagi satu jenazah, laki-laki dewasa, tapi belum tahu berapa kira-kira usianya. Ditemukan di tengah laut," kata Ali kepada detikcom, Jumat (16/8/2013).

Korban langsung dibawa ke kamar jenazah RSU RA Kartini Jepara. Hingga saat ini, total korban tewas yang ditemukan menjadi 10 orang dan pencarian terus dilakukan karena masih ada laporan terkait korban yang belum ditemukan.

"Totalnya jadi 10 orang. Ini masih terus dilakukan penyisiran," pungkasnya.

Peristiwa tenggelamnya kapal kayu tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, Kamis (15/8/2013). Saat itu, KM Jhonson yang berkapasitas 20 orang membawa lebih dari 40 penumpang dari Pulau Panjang menuju Pantai Kartini Jepara setelah mengikuti tradisi Syawalan, Lomban dengan melarung sesaji kepala kerbau di tengah laut.

"Kapsitasnya maksimal 20 orang, tapi over capacity, kemudian miring-miring dan tenggelam," ujar Ali.

Jenazah korban tewas yang berhasil diidentifikasi adalah Junaidi (50),Diva Amelia Putri (9) warga Desa Katonsari Kecamatan Demak, Muhammad Kurniawan warga Bakalan Jepara, Rasmu (60) warga RT 06 RW 01 Desa Pulodarat Kecamatan Pecangaan Jepara, Adibah Haprifan Zuna (16) warga Perum Bukit Asri Kabupaten Jepara, Sukarjo (50) warga Desa Gamong RT 02 RW 02 Kaliwungu Kabupaten Kudus, dan Ahmad Irfan Ramandan (5) warga Desa Bakalan RT 01 RW 01 Kalinyamatan Kabupaten Jepara.

"Hingga saat ini, 27 korban selamat dirawat di UGD RSU Kartini Jepara," tegas Ali.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(alg/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%