Kamis, 15/08/2013 17:08 WIB

Kapal Kayu Tenggelam di Jepara, 7 Orang Tewas

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jepara - Kapal kayu pengangkut wisatawan terbalik di Pantai Kartini Jepara. Setidaknya tujuh orang penumpang dikabarkan tewas akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa tenggelamnya kapal itu terjadi pada Kamis (15/8/2013) pukul 13.00 WIB. Menurut Pelda Ali Imron, komandan Patroli keamanan laut Jepara (Patkamla Jepara), kapal tersebut tenggelam saat mengangkut lebih dari 40 penumpang dari pulau Panjang hendak kembali ke Pantai Kartini Jepara.

"Kapasitasnya maksimal 20 orang, tapi over capacity, kemudian miring-miring dan tenggelam," Ali saat dihubungi detikcom.

Kapal bernama KM Jhonson itu tenggelam sekitar 50 meter dari bibir pantai Kartini. Ali menambahkan, banyaknya pengunjung di Pantai Kartini dan Pulau Panjang karena baru saja digelar Pesta Lomban yaitu memberikan sesaji kepada leluhur berupa kepala kerbau di tengah laut.

"Prosesi pelemparan sesaji sudah selesai dari tadi, setelah itu dilanjutkan wisata laut," ujarnya.

Para korban tewas dan luka-luka yang berhasil dievakuasi dibawa ke RSU Jepara. Tujuh korban tewas yang diketahui identitasnya yaitu Junaidi warga Demak, Muhammad Kurniawan warga Bakalan, Rasmu dan Adiba warga Jepara serta Sukarjo warga Kudus.

"Total ada tujuh orang, ini saya di lokasi dan baru saja menemukan dua korban lain di dalam laut," tandasnya.

Sementara itu Kapolres Jepara, AKBP Taslim Chaerudin mengatakan pihaknya masih memeriksa nahkoda KM Johnson yang berinisial B terkait tenggelamnya kapal kayu tersebut.

"Kami masih memeriksa nahkoda KM Jhonson yang tenggelam, inisialnya B terkait kasus tenggelamnya KM Jhonson," tandasnya.

Hingga saat ini petugas TIM SAR, TNI, dan kepolisian masih menyisir lokasi kejadian.

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(alg/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%