detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 13:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 15/08/2013 13:17 WIB

Ini Penjelasan Ahok Soal 'Ahok Center' di Jakarta

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Sejumlah relawan dan simpatisan Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) membangun organisasi yang dinamai Ahok Center. Ahok membantah mendirikan dan meresmikan organisasi tersebut.

Menurutnya, organisasi itu hanya inisiatif relawan dan simpatisan yang kerap melaporkan masalah-masalah di Jakarta.

"Kita nggak pernah bikin Ahok Center. Itu adalah relawan-relawan waktu dulu, yang setelah mereka tahu kita mau bereskan rusun, ada masalah, relawan ini turun. Supaya tidak dianggap liar, mereka menulisnya Ahok Center gitu," kata Ahok di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2013).

Ahok mengaku pernah menanyakan keberadaan organisasi ini, dan disebutkan Ahok Center hanya ingin membantunya membenahi Jakarta. Ahok menjelaskan dirinya tak pernah meresmikan Ahok Center.

"Saya nggak pernah resmikan. Saya tahu, mereka sebetulnya bukan mitra. Mereka turun ke lapangan untuk bantu laporan, SMS ke saya. Jadi Ahok Center itu nggak ada organisasinya, itu relawan-relawan yang buka pos di Juanda," ujar Ahok.

Ahok juga membantah Ahok Center mengelola dana dari CSR perusahaan. Sepengetahuannya, Ahok Center hanya bersifat mengawasi karena tak memiliki rekening tertentu untuk pembiayaan kegiatannya.

"Ahok Center nggak ada rekening bank dan tidak pernah terima duit. Semua bantuan kan bentuknya sumbangan teman-teman, BUMD, dan bentuk barang. Mereka cuma bantu mengawasi barangnya dicuri atau dijual nggak. Mereka nggak mau terima duit dan kita pun nggak pernah terima uang," kata suami Veronica Tan ini.

Mantan Bupati Belitung Timur ini meminta jika Ahok Center digunakan untuk meminta uang, maka segera dilaporkan padanya. Ancaman pidana pun bisa dikenakan.

"Kecuali kalau mereka mengatasnamakan Ahok Center buat minta-minta duit. Nah itu kita pidana kalau sudah ada laporan seperti itu," tutup Ahok.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(vid/nik)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%