detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:34 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 14/08/2013 16:33 WIB

Berstatus Punya Istri, Kenapa Kompol Albertus Pacari Sisca?

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Dua tahun lamanya Kompol Albertus Budi Eko menjalin kasih dengan Sisca Yofie (34). Padahal Albertus sudah memiliki istri berinisial IS. Apa alasan oknum perwira polisi yang bertugas di Humas Polda Jabar itu berskandal dengan Sisca?

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengungkapkan Albertus dan Sisca menjalin hubungan selama dua tahun atau sejak 2010 hingga 2012. "Hubungan mereka tepatnya berakhir September 2012," kata Martin kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (14/8/2013).

Albertus sudah diperiksa Propam Polda Jabar perihal jalinan asmaranya dengan Sisca. Sewaktu diminta keterangan, Albertus mengakui kenal dengan keluarga Sisca.

"AEB ini belum punya anak. Menikah dengan istrinya sejak 2002," kata Martin.

Diduga karena tak dikarunia anak itulah Albertus berpindah ke lain hati. "Kami sudah meminta keterangan istrinya. Tapi istrinya AEB ini mengatakan tidak mau berpisah (cerai). Apakah AEB pernah ingin bercerai, masih kami dalami," jelas Martin.

Dua pembunuh Sisca yakni Wawan (39) dan Ade (24) sudah diamankan Polrestabes Bandung. Kasus tewasnya Sisca bermotif pencurian disertai kekerasan. Martin menegaskan tidak ada hubungannya kejadian pembunuhan itu dengan Albertus.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bbn/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%