detikcom
Rabu, 14/08/2013 16:33 WIB

Berstatus Punya Istri, Kenapa Kompol Albertus Pacari Sisca?

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Dua tahun lamanya Kompol Albertus Budi Eko menjalin kasih dengan Sisca Yofie (34). Padahal Albertus sudah memiliki istri berinisial IS. Apa alasan oknum perwira polisi yang bertugas di Humas Polda Jabar itu berskandal dengan Sisca?

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengungkapkan Albertus dan Sisca menjalin hubungan selama dua tahun atau sejak 2010 hingga 2012. "Hubungan mereka tepatnya berakhir September 2012," kata Martin kepada wartawan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (14/8/2013).

Albertus sudah diperiksa Propam Polda Jabar perihal jalinan asmaranya dengan Sisca. Sewaktu diminta keterangan, Albertus mengakui kenal dengan keluarga Sisca.

"AEB ini belum punya anak. Menikah dengan istrinya sejak 2002," kata Martin.

Diduga karena tak dikarunia anak itulah Albertus berpindah ke lain hati. "Kami sudah meminta keterangan istrinya. Tapi istrinya AEB ini mengatakan tidak mau berpisah (cerai). Apakah AEB pernah ingin bercerai, masih kami dalami," jelas Martin.

Dua pembunuh Sisca yakni Wawan (39) dan Ade (24) sudah diamankan Polrestabes Bandung. Kasus tewasnya Sisca bermotif pencurian disertai kekerasan. Martin menegaskan tidak ada hubungannya kejadian pembunuhan itu dengan Albertus.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bbn/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
65%
Kontra
35%