detikcom
Rabu, 14/08/2013 10:32 WIB

Kasus Sisca, Polisi: Motor Tak Pasang Penutup Gir, Ada Sisa Rambut

Baban Gandapurnama - detikNews
Bandung - Sisca Yofie (34) disebut pelaku Wawan dan Ade terseret motor karena rambutnya menyangkut di gir. Kedua tersangka mengaku tidak menyeret korban. Pengakuan kedua tersangka itu dikuatkan pihak kepolisian. Kondisi rambut terseret di gir bisa memungkinkan terjadi.

"Setelah kami lihat, gir motor ini tidak terpasang penutup. Jadi rambut korban masuk dan terseret," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno di Mapolrestabes Bandung, Rabu (14/8/2013).

Umumnya motor jenis bebek, bagian gir dan rantai itu tertutup pengaman. Karena tak tertempel dudukan penutup gir dan rantai itulah kuat dugaan rambut Sisca menyangkut dan tertarik saat motor berkondisi maju.

"Barang bukti potongan rambutnya ada di gir itu," kata Sutarno.

Sisca sempat terseret sepanjang 500 meter. Motor Suzuki Satria itu melaju dengan kecepatan 70 Km/jam. Ade dan Wawan menuturkan, saat hendak kabur usai mengambil tas Sisca, perempuan itu memegang bahu Ade.

Wawan kemudian memukul Sisca yang jatuh dan rambutnya mengenai gir dan terseret sebelum kemudian rambutnya diputus.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bbn/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%