detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 12:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Selasa, 13/08/2013 17:00 WIB

Setelah Penertiban PKL, Jalan Berlubang di Tanah Abang Ditambal

Taufan Noor Ismailian - detikNews
Taufan/detikcom
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta terus merapikan kawasan Tanah Abang. Setelah penertiban PKL, jalan di Blok A dan Blok B yang berlubang ditambal.

8 Pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) DKI menambal jalan berlubang dimulai di depan blok F, Jalan Kebon Jati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2013).

"Penambalan jalan berlubang akan dilanjutkan sampai di Blok A," ujar Yanto, pekerja dari DPU di Jalan Kebon Jati, Tanah Abang.

Meskipun penambalan jalan di Tanah Abang sedang berlangsung namun tidak terjadi kemacetan. Lalu lintas di jalan Tanah Abang masih lancar dan kondusif.

Blok A dan B Tanah Abang saat ini masih tutup libur Lebaran dan baru buka kembali pada 19 Agustus.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nik/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close