Detik.com News
Detik.com
Selasa, 13/08/2013 12:57 WIB

Sebelum Dibunuh, Sisca Yofie Sadar Dikuntit 2 Orang dari Kantor

Avitia Nurmatari - detikNews
 Sebelum Dibunuh, Sisca Yofie Sadar Dikuntit 2 Orang dari Kantor SiscaYofie
Jakarta - Sisca Yofie sadar dirinya sedang diikuti 2 orang tidak dikenal dari kantornya. Dia pun menelepon rekannya untuk memberitahukan hal itu.

"Berapa saat sebelum kejadian, sempat telepon ke teman saya dia dikuntit oleh 2 orang dari kantor. Setelah ditelepon balik mati," ujar sahabat Sisca, Fino J dari PT Venera Multi Finance Jakarta di sebuah warteg di Jl Pungkur, Bandung, Jabar, Selasa (13/8/2013).

Fino tidak puas dengan kinerja polisi dalam kasus pembunuhan sahabatnya itu. Terlebih polisi menyebutkan, Sisca merupakan korban pencurian.

"Nggak mungkinlah kalau urusan jambret. Kalau rambut terlilit nggak mungkin seperti itu. Kalau pun mau ambil harta benda tinggal ambil mobil, selesai. Apalagi Sisca perempuan," terang Fino.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nik/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%