Minggu, 11/08/2013 10:06 WIB

Cling! Ini Dia Wajah Baru Blok G Tanah Abang

Jakarta - PKL liar di Pasar Tanah Abang akan direlokasi ke gedung Blok G Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kini kondisi gedung Blok G sudah tampak cantik, tertata rapi dan tentunya siap ditempati.

Pantauan detikcom, Minggu (11/9/2013), kondisi lantai II dan III gedung Blok G yang akan jadi tempat relokasi PKL sudah tampak rapi. Tembok-temboknya sudah di cat bersih. Kios-kiosnya juga sudah dibersihkan.

Untuk masuk ke ruang di lantai II dan III ini harus melewati tangga yang kini dipasangi pintu teralis yang dicat warna hijau. beberapa petugas tampak sibuk membersihkan kios-kios.

"Pintu teralisnya dipasang dua minggu yang lalu," ujar Mul, pekerja yang sibuk membersihkan lantai di Blok G.

Untuk tangga dan tembok gedung ini dicat dengan warna krem. Di setiap tangga dipasang pintu teralis yang tertutup dan digembok.

ada sekitar 1.000 kios di gedung Blok G yang disediakan bagi para PKL. Namun kios itu kini masih lengang, sebab masih dalam tahap renovasi. Dalam beberapa hari ke depan suasana gedung Blok G, terutama di lantai II dan III akan menjadi ramai.

Sedikitnya 600 pedagang sudah mendaftarkan diri untuk mendapatkan kios itu.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(jor/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%