Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 10/08/2013 18:55 WIB

Korban Kecelakaan Maut di Banyumas Jadi 12 Orang

Arbi Anugrah - detikNews
Korban Kecelakaan Maut di Banyumas Jadi 12 Orang Kecelakaan maut di Banyumas (Foto: Arbi/detikcom)
Banyumas, - Korban tewas kecelakaan di tanjakan Krumput, Desa Pageralang, Banyumas, Jateng bertambah jadi 12 orang. Kedua korban dievakuasi dari bawah bus.

"Pas bus ditarik ke atas, ternyata ada dua korban lagi di bawah bus," kata petugas Satlantas Polres Banyumas, Sabtu (10/8/2013).

Kedua korban terjepit di bagian bawah bus yang masuk ke jurang sedalam 5 meter bersama kendaraan lainnya saat kecelakaan terjadi.

"Saya lihat ada dua ambulans tadi di sana saat evakuasi," imbuhnya.

Jasad kedua korban sudah dibawa ke kamar jenazah RSUD Banyumas untuk divisum. Sementara keluarga korban terus berdatangan untuk mengidentifikasi korban tewas.

Dari informasi yang diterima detikcom, selain dua korban tewas yang sudah teridentifikasi, terdapat dua korban lainnya yang saat ini sudah diketahui identitasnya yakni.

1. Panji (6) warga Kalibesing, Purworejo
2. Teguh Pribadi (49) warga Popongan, Banyu urip, Purworejo.
3. Galuh Prama Putra (12) warga Pemalang.
4. Muslihatun Umamamah, Warga Purwatan Bumiayu.


Dari informasi yang dikumpulkan, kecelakaan terjadi akibat bus Karya Sari dengan nopol AA 1654 CD jurusan Solo-Yogyakarta- Purwokerto melaju kencang dari arah Banyumas.

Bus menabrak sebuah mobil sedan Corola dengan plat Z 1402 BV dan dua buah motor karisma B 5041 NN dan motor Mio.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(arb/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 30/04/2015 21:33 WIB
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes
    Kepala BNP2TKI Nusron Wahid: TKI Harus Jalani Psikotes Eksekusi mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi memang bukan yang pertama kali terjadi. Namun Kepala BNP2TKI Nusron Wahid justru menilai sia-sia protes terhadap pemerintah Arab Saudi terkait notifikasi eksekusi mati. Menurut dia, yang seharusnya diubah adalah aturan di Indonesia.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
89%
Kontra
11%