Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 10/08/2013 18:14 WIB

Penumpang Bus Teriak 'Allahhuakbar' Saat Kecelakaan Maut Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Penumpang Bus Teriak Allahhuakbar Saat Kecelakaan Maut Banyumas Kecelakaan di Banyumas
Banyumas - Para penumpang bus teriak Allahuakbar saat kecelakaan terjadi, hal tersebut diungkapkan oleh M Sodik (39) warga Bumiayu, Korban selamat Kecelakaan di Tanjakan Krumput, Desa Pageralang, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, Jawa Tengah.

Saat itu ada sekitar 25 penumpang di dalam bus, pas mulai turun rem blong, meluncur terus, tikungan pertama langsung masuk jurang, saya dengar ada penumpang yang teriak Allahuakbar," kata M Sodik kepada detikcom, Sabtu (10/8/2013).

Menurut dia, saat kecelakaan tersebut, dia duduk di bangu no dua sebelah kiri dekat pintu keluar, tapi dia tidak mengetahui jika di depannya ada kendaraan lain, tiba-tiba dia sudah berada di dasar jurang.

"Saya masih sadar, saya langsung naik ke atas dan saya lihat banyak korban berserakan dipinggir jalan," ujarnya.

Dia menjelaskan jika dirinya tidak bisa menolong korban lainnya yang sempat terjepit, dia hanya mendengar oarang merintih, setelah naik dia langsung ditolong oleh warga sekitar.

"Saya langsung ditolong warga," ujarnya.

Menurut informasi yang dikumpulkan kecelakaan terjadi akibat bus Karya Sari dengan nopol AA 1654 CD jurusan Solo-Jogja- Purwokerto melaju kencang dari arah Banyumas hingga menabrak sebuah mobil sedan Corola dengan plat Z 1402 BV dan dua buah motor karisma B 5041 NN dan Motor Mio.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rvk/rvk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%