Detik.com News
Detik.com

Sabtu, 10/08/2013 12:32 WIB

Menegangkan! Atraksi Ular di Ragunan

Rina Atriana - detikNews
Menegangkan! Atraksi Ular di Ragunan Atraksi ular (Ferdinan/detikcom)
Jakarta - Atraksi ular cobra menjadi salah satu daya pikat di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Pengunjung dapat menyaksikan atraksi hewan melata itu hanya dengan merogoh kocek Rp 3 ribu.

Pengunjung, Sabtu (10/8/2013), nampak antusias untuk menyaksikan atraksi yang tak lebih dari 20 menit itu. Pertunjukan di aula seluas kira-kira 10x5 meter itu diawali dengan seorang pria yang menari di depan seekor ular dan kepala ular tersebut ikut melenggak-lenggok.

Aksi kedua yaitu pria lainnya yang membawa jenis ular yang berbeda. Ular tersebut dibiarkan menggigit tangan dan lidahnya.

Beberapa pengunjung nampak berteriak histeris saat sang ular melakukan aksinya. Sesekali pria tersebut menggoda pengunjung dengan berpura-pura akan melemparkan ular yang dibawanya.

Jenis ular yang dipakai untuk atraksi antara lain pyton, cobra, ular tikus, hingga ular Tali Wangsa. Ular tersebut dijinakkan dan kemudian sengaja diternakan.

"Makanannya ya standar ular lah, biasanya mamalia kecil atau ayam yang masih kecil," kata anggota atraksi.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rna/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%