detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Sabtu, 10/08/2013 12:32 WIB

Menegangkan! Atraksi Ular di Ragunan

Rina Atriana - detikNews
Atraksi ular (Ferdinan/detikcom)
Jakarta - Atraksi ular cobra menjadi salah satu daya pikat di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Pengunjung dapat menyaksikan atraksi hewan melata itu hanya dengan merogoh kocek Rp 3 ribu.

Pengunjung, Sabtu (10/8/2013), nampak antusias untuk menyaksikan atraksi yang tak lebih dari 20 menit itu. Pertunjukan di aula seluas kira-kira 10x5 meter itu diawali dengan seorang pria yang menari di depan seekor ular dan kepala ular tersebut ikut melenggak-lenggok.

Aksi kedua yaitu pria lainnya yang membawa jenis ular yang berbeda. Ular tersebut dibiarkan menggigit tangan dan lidahnya.

Beberapa pengunjung nampak berteriak histeris saat sang ular melakukan aksinya. Sesekali pria tersebut menggoda pengunjung dengan berpura-pura akan melemparkan ular yang dibawanya.

Jenis ular yang dipakai untuk atraksi antara lain pyton, cobra, ular tikus, hingga ular Tali Wangsa. Ular tersebut dijinakkan dan kemudian sengaja diternakan.

"Makanannya ya standar ular lah, biasanya mamalia kecil atau ayam yang masih kecil," kata anggota atraksi.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(rna/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%