Sabtu, 10/08/2013 04:08 WIB

Tawuran Pecah di Belakang LP Cipinang

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Tawuran antar pemuda pecah di wilayah Cipinang, Jakarta Timur, tepatnya di belakang LP Cipinang. Saat ini sudah dalam penanganan petugas kepolisian.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pukul 03.25 WIB. Belum diketahui penyebab tawuran tersebut.

"Peristiwa terjadi di belakang LP Cipinang," ujar petugas Polsek Metro Jatinegara, Brigadir Budi saat dikonfirmasi, Sabtu (10/9/2013).

Kini tawuran tersebut sudah ditangani oleh polisi. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

"Peristiwa sudah ditangani," kata Budi.

Sebelumnya, dilansir dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya, peristiwa tawuran antar warga juga pecah di Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat pukul 00.00 WIB. Petugas langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk pengaman.

Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(jor/jor)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%