detikcom
Sabtu, 10/08/2013 04:08 WIB

Tawuran Pecah di Belakang LP Cipinang

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Tawuran antar pemuda pecah di wilayah Cipinang, Jakarta Timur, tepatnya di belakang LP Cipinang. Saat ini sudah dalam penanganan petugas kepolisian.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pukul 03.25 WIB. Belum diketahui penyebab tawuran tersebut.

"Peristiwa terjadi di belakang LP Cipinang," ujar petugas Polsek Metro Jatinegara, Brigadir Budi saat dikonfirmasi, Sabtu (10/9/2013).

Kini tawuran tersebut sudah ditangani oleh polisi. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

"Peristiwa sudah ditangani," kata Budi.

Sebelumnya, dilansir dari akun twitter TMC Polda Metro Jaya, peristiwa tawuran antar warga juga pecah di Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat pukul 00.00 WIB. Petugas langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk pengaman.

Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(jor/jor)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%