detikcom
Kamis, 08/08/2013 19:42 WIB

Petasan Meledak Saat Dibawa, Dua Pemuda Terluka

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang, - Sejumlah petasan yang dibawa oleh dua orang remaja menggunakan motor tiba-tiba meledak saat mereka melintas di Jalan Raya Mangkang Wetan-Palir Semarang. Akibatnya dua korban menderita luka bakar dan motor Mio mereka terbakar.

Dari data yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi, saat itu dua korban yaitu David Nur Wicaksono (13) dan Nur Rochim (13) warga Desa Wanaplumbon, Mijen, Semarang membawa sejumlah petasan yang belum diketahui jumlahnya itu di tengah antara pengemudi dan pembonceng. Namun saat melintas di lokasi tiba-tiba petasan tersebut meledak.

Yamaha Mio bernomor polisi H 5983 VM yang dikendarai korban langsung terbakar akibat ledakan itu hingga ludes. Sementara dua pembawa petasan langsung dilarikan warga ke RS Tugurejo oleh warga.

Dokter jaga Instalasi Gawat Darurat RS Tugurejo, Antonius Suryanto mengatakan korban David mengalami luka bakar di tangan kanan, kedua paha, dan leher kanan. Sedangkan korban Nurokhim mengalami luka bakar di punggung.

"Korban David luka bakar 15 persen dan Nurokhim luka bakar 10 persen," kata Antonius di RS Tugurejo Semarang, Kamis (8/8/2013).

Menurut Antonius, saat ini kedua korban sudah dalam kondisi sadar dan dirawat di ruang IGD, meski demikian keduanya belum bisa ditemui karena masih dalam penanganan intensif.

Belum diketahui pasti penyebab petasan itu meledak, Anggota Reserse Kriminal Polsek Ngaliyan sampai sekarang masih melakukan penyelidikan. Namun diduga petasan tersebut meledak akibat rokok yang dibawa korban David. Sementara itu motor korban yang ludes terbakar diamankan di Mapolsek Ngaliyan.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan," kata Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aris Ribuana.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/kha)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%