detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Rabu, 07/08/2013 17:30 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Diseret Selama 10 Menit, Celana Sisca Sampai Terlepas

Tya Eka Yulianti - detikNews
Foto: Sisca Yofie (akun facebook)
Bandung - Korban pembunuhan sadis, Franciesca Yofie (34) atau Sisca diseret sejauh 1 kilometer di atas Jalan Cipedes Tengah pada Senin (5/8/2013) malam. Selama sekitar 10 menit lamanya, korban terseret-seret bahkan hingga celana yang digunakannya terlepas.

Hal itu disampaikan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Rabu (7/8/2013).

"Korban terlihat di CCTV pukul 18.11 WIB. Ia diseret dari depan kosnya ke arah bawah. Dan ditemukan oleh warga di jalan di bawah sekitar 1 kilometer dari kos sekitar pukul 18.30 WIB. Sekitar 10 menit lah dia diseret," ujar Sutarno.

Ia mengatakan, Sisca diseret menggunakan motor dengan kecepatan yang cukup tinggi. "Saat diseret, kondisinya menelungkup sehingga luka ada di bagian depan. Celana yang digunakan sampai terlepas," katanya.

Saat Sisca tengah diseret, Sutarno mengatakan, ada sejumlah warga yang melihatnya, namun saat itu mereka tak yakin jika yang diseret adalah orang. "Ada 4 saksi, mereka mengaku melihat sesuatu ditarik motor, tapi tidak memperhatikan benda apa yang ditarik itu. Ada yang bilang boneka," tutur Sutarno.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(tya/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%