detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 02:50 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 07/08/2013 16:30 WIB

Istri Sebut Ipda Anumerta Dwiyatna Sosok Bertanggung Jawab

Rina Atriana - detikNews
Keluarga Ipda Dwiyatna
Jakarta - Tak ada yang menyangka jika Ipda Anumerta Dwiyatna harus menghembuskan nafas terakhirnya dengan ditembus timah panas. Sang istri Warsih menyebut, semasa hidup Dwiyatna adalah orang yang bertanggung jawab.

Hal tersebut disampaikan Warsih usai mengikuti prosesi pemakaman suaminya, di TPU Pamulang Barat, Pamulang, Rabu (7/8/2013). Dwiyatna juga dikenal sebagai pria yang tak pernah memiliki masalah dengan orang lain.

"Saya minta doa restu dan minta agar almarhum diampuni dosanya. Bapak itu baik, tanggung jawab, nggak pernah nyeritain teman-temannya, selalu yang baik-baik yang diceritain," tutur Warsih diiringi isak tangis.

Warsih menuturkan, pada Selasa (6/8) malam, Dwi memintnya untuk menyiapkan zakat fitrah untuk saudara dan juga tetangga. Selain itu tak ada firasat lain terkait pria yang bertugas di Binmas Polsek Cilandak itu.

"Pagi saya bangunin jam 3.00, katanya masih ngantuk. Pas bangun saya buatkan kopi, terus bapak berangkat," tuturnya.

Warsih mengatakan, pertama kali mengetahui berita meninggalnya Dwi dari saudaranya melalui sambungan telepon.

Aiptu Dwiyatna ditembak oleh orang tak dikenal, Rabu (7/8) pagi. Sempat dibawa ke rumah sakit Sari Asih, nyawa petugas polsek Cilandak itu akhirnya tak tertolong karena mengalami luka tembak di bagian kepala.

Aiptu Dwiyatna kemudian mendapatkan kenaikan pangkat luar biasa satu tingkat diatasnya menjadi Ipda Anumerta Dwiyatna. Pemberian gelar ini langsung diberikan oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo.



Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rna/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%