Detik.com News
Detik.com

Rabu, 07/08/2013 08:50 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Detik-detik Pembunuhan Sisca yang Terekam CCTV

Rachmadin Ismail - detikNews
Detik-detik Pembunuhan Sisca yang Terekam CCTV
Jakarta - CCTV di sekitar lokasi pembunuhan terhadap Sisca Yofie (30) beredar. Tampak momen mengerikan saat wanita cantik itu diseret sejauh satu kilometer.

Video itu diposting oleh sejumlah media televisi, termasuk Trans7. Motor yang dikendarai pelaku melintas di rumah yang memiliki CCTV itu. Sang pemotor memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi sambil menyeret korban.

Kapolsek Sukajadi AKP Suminem sudah memeriksa CCTV ini. Namun dia terkendala hasil rekaman yang gelap. "Di sekitar lokasi yang terlihat hanya gerakan motor. Untuk pelat nomor dan ciri-ciri (pelaku) belum bisa diketahui," kata Suminem, Selasa (6/8/2013) kemarin.

Menurut keterangan saksi mata, pelaku berjumlah 2 orang dan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria. Mereka menyeret korban sejauh 1 km dari tempat kos. Korban terluka parah dan akhirnya menghembuskan napas terakhir saat dibawa ke rumah sakit.

Video CCTV bisa disaksikan di sini.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%