Detik.com News
Detik.com

Selasa, 06/08/2013 20:45 WIB

Datangi Bengkel di LP, Amir Temukan Cairan Kimia Diduga Bahan Narkoba

Rina Atriana - detikNews
Datangi Bengkel di LP, Amir Temukan Cairan Kimia Diduga Bahan Narkoba
Jakarta - Menkum HAM Amir Syamsuddin mendatangi bengkel lokasi penemuan alat yang diduga untuk memproduksi narkotika di LP Narkotika Cipinang. Di sana, Amir menemukan dua jerigen berisi cairan kimia mencurigakan.

Pukul 20.00 WIB, dari ruang tunggu LP Narkotika Cipinang, Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin, PLH Lapas, M Alisyahbana, dan Direktur Narkoba Mabes Polri Brigjen Pol Arman Depari melakukan sidak ke bengkel karya yang biasa ditempati para napi. Bengkel tersebut adalah lokasi ditemukannya alat pembuatan narkoba.

Dari sidak tersebut, ditemukan 2 jerigen berisi 5 liter cairan mencurigakan. "Itu cairan kimia tapi belum diketahui fungsi dan jenisnya," kata Amir di LP Cipinang, Selasa (6/8/2013).

Ruang bengkel tersebut memang dalam kondisi tidak terurus. Berdebu dengan barang-barang yang berserakan. Kondisi ini sangat memungkinkan unuk menyembunyikan alat-alat untuk memproduksi narkoti di dalam lapas.

Sebelumnya Kalapas LP Narkotika Cipinang dan tim Mabes Polri menemukan sejumlah alat produksi narkoba di dalam penjara. Benda ilegal itu tersembunyi di tempat perbengkelan. Dalam penggeledahan tersebut, ditemukan prekursor 8 plastik, kartu perdana, handphone, charger HP, headphone, dompet, ATM, buku tabungan BCA dan alat pembuat sabu.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bil/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%