detikcom
Selasa, 06/08/2013 16:41 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Barang-barang Sisca Tak Hilang, Polisi Telusuri Motif Lain Pelaku

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Setelah dicek, tidak ada barang Sisca Yofie (30) hilang. Berarti, aksi sadis itu bukan pencrian atau perampokan. Polisi belum bisa memperkirakan siapa pelaku pembunuhan perempuan cantik itu dan apa motifnya.

"Tidak ada yang hilang," kata Kapolsek Sukajadi AKP Suminem usai menggelar olah TKP ulang di lokasi kejadian, Jalan Cipedes Sukajadi Bandung, Selasa (6/8/2013).

Korban diseret pelaku yang diperkirakan 2 orang saat akan membuka gerbang tempat kos. Saat itu, ia hendak memarkir mobil Livina X-Gear. Pelaku melintas dan kemudian menyeret korban sejauh 1 km dari tempat kos.

"Kami belum tahu, masih dalam penyelidikan," kata Sumi saat ditanya soal kemungkinan motif pembunuhan itu.

Berdasarkan autopsi tim RSHS, korban mengalami luka lecet di sekujur tubuh karena diseret pelaku di jalan beraspal. Selain itu, ada luka terbuka di dahi karena senjata tajam.

Jenazah korban sudah dibawa keluarga dari RSHS. Keluarga enggan bicara. Hingga saat ini, pelaku dan motif pembunuhan perempuan yang bekerja di perusahaan leasing itu belum diketahui.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(avi/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%