detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:08 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Selasa, 06/08/2013 14:07 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Jenazah Sisca Dibawa ke Rumah Duka, Keluarga Enggan Bicara

Avitia Nurmatari - detikNews
Foto: Avitia Nurmatari/detikcom
Bandung - Korban pembunuhan sadis Sisca Yofie (30) sudah selesai diautopsi tim forensik RS Hasan Sadikin Bandung. Korban kemudian dibawa ke Rumah Duka Yayasan Dana Sosial Priangan, Jalan Nana Rohana No 37 Bandung, Selasa (6/7/2013).

Jenazah Sisca ditempatkan di peti berwarna putih, dibawa dengan menggunakan mobil ambulans. Isak tangis sang kakak yang memakai jaket rajut cokelat mengiringi pengangkatan peti jenazah dari kamar mayat hingga ke dalam ambulans.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, keluarga akan menggelar kebaktian di rumah duka tersebut.

Tim forensik RSHS melakukan autopsi kepada Sisca selama 6 jam, mulai pukul 04.00-10.00 WIB. Berdasarkan hasil sementara, korban mengalami luka lecet seluruh tubuh dan mengalami luka terbuka di dahi. Saat ditanya apakah ada dugaan pemerkosaan oleh pelaku terhadap korban, ahli forensik Noorman Heriyadi menyatakan, "Belum tahu, nanti menunggu hasil."

Keluarga enggan dimintai keterangan. Mereka menghindar saat ditanya. Di RSHS, ada 2 perempuan yang diperkirakan kakak dan adik korban dan seorang lelaki. Mereka mengantar kepergian jenazah ke rumah duka.





Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(avi/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%