detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 12:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 06/08/2013 13:27 WIB

Rambut dan Darah Mengering, Sisa-sisa Pembunuhan Sadis Sisca

Avitia Nurmatari - detikNews
Bandung - Sisa-sisa pembunuhan sadis terhadap Sisca Yofie (30) masih terlihat di Jl Cipedes, Sukajadi, Bandung. Ada rambut dan darah yang mengering. Polisi langsung 'mengamankannya'.

Jejak pembunuhan itu ditemukan saat polisi menggelar olah TKP ulang, Selasa (6/8/2013). Beberapa helai rambut korban menempel di jalan beraspal sekitar lapangan Jl Cipedes. Di dekatnya ada darah mengering.

Menurut keterangan polisi, Sisca diseret pelaku dari tempat kosnya sejauh 1 km. Sementara, saksi mata menyebut korban juga dijambak dan dibacok. Pelaku yang berjumlah 2 orang mengendarai motor Suzuki Satria.

Sebelum mengakhiri olah TKP, polisi menutup rambut dan darah mengering itu dengan tanah. Kapolsek Sukajadi AKP Sumimen mengaku belum bisa menduga-duga siapa pelaku dana atau motif di balik pembunuhan sadis itu. "Kami belum tahu," katanya di lokasi.

Berdasarkan hasil autopsi tim medis RSHS, Sisca mengalami luka lecet di sekujur tubuh. Di dahinya ada luka terbuka akibat senjata tajam. Korban meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Hingga saat ini, polisi masih memeriksa saksi-saksi. Tak dirinci berapa jumlah saksi, tapi dipastikan ada salah satu rekan kerja korban yang ikut diperiksa. Keterangan saksi-saksi masih didalami.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(avi/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%
MustRead close