Detik.com News
Detik.com
Selasa, 06/08/2013 06:11 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Begini Cerita Pemilik Kos Tentang Keseharian Sisca Yofie

Baban Gandapurnama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Begini Cerita Pemilik Kos Tentang Keseharian Sisca Yofie Foto: Baban G (detikcom)
Bandung, - Sisca Yofie (30), wanita yang tewas dibacok, dikenal sebagai sosok yang baik. Sinurat (70), pemilik kos mengatakan Sisca tidak pernah dikunjungi teman pria.

"Biasanya hanya teman-teman perempuan saja yang main," ujar Sinurat, saat ditemui detikcom di kediamannya, Jalan Setra Indah Utara, Bandung, Senin (5/8/2013) malam.

Hanya ada satu kamar di rumahnya yang disewakan untuk kos. Sisca sudah menempati kamar itu selama lebih dari satu tahun.

"Anaknya juga akrab sama keluarga disini," imbuhnya.

Sebelum ditemukan tewas, Sisca diketahui pulang ke kos, tapi anak pemilik kos hanya mendapati mobil Livina X-Gear dengan kondisi pintu kanan terbuka dan mesin menyala.

"Mesin dan lampunya masih menyala, tapi saya lihat Sisca tidak ada," kata Rudi (30), anak pemilik kos yang dihuni Sisca.

Satu gembok di pintu gerbang kos juga sudah terbuka. "Sepertinya dia mau masuk, tapi ada kejadian di sini," imbuhnya.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(dni/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%