Detik.com News
Detik.com
Selasa, 06/08/2013 05:18 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Sebelum Dibacok, Sisca Diseret Saat Turun Mobil di Rumah Kos?

Baban Gandapurnama - detikNews
Halaman 1 dari 2
Sebelum Dibacok, Sisca Diseret Saat Turun Mobil di Rumah Kos?
Bandung, - Sebelum ditemukan tewas, Sisca Yofie (30) diketahui pulang ke kos di Jalan Setra Indah Utara, Bandung. Tapi si pemilik kos hanya mendapati mobil Livina X-Gear dengan kondisi pintu kanan terbuka dan mesin menyala.

"Mesin dan lampunya masih menyala, tapi saya lihat Sisca tidak ada," kata Rudi (30), anak pemilik kos yang dihuni Sisca, Senin (5/8/2013) malam.

Satu gembok di pintu gerbang kos juga sudah terbuka. "Sepertinya dia mau masuk, tapi ada kejadian di sini," imbuhnya.

Rudi kemudian memarkirkan mobil Sisca berwarna abu-abu ke halaman rumah. Setelah itu dia pergi mencari karyawan perusahaan finance tersebut.

Sekitar 500 meter dari kos, warga menemukan Sisca bersimbah darah di Jalan Cipedes Tengah, Kecamatan Sukajadi sekitar pukul 18.30 WIB. Posisinya dekat Lapangan Abra.

Saksi mata bernama Reza mengaku melihat korban diseret 2 pria menggunakan motor. "Saya sempat dengar ada jeritan minta tolong," kata Reza saat ditemui terpisah. Bahkan Reza yang semula mengira korban hanya boneka, melihat Sisca dijambak rambutnya oleh pelaku.

"Posisinya sebelah kiri motor. Rambutnya dijambak sama yang dibonceng dan motornya ngebut," katanya.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(dni/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%