Detik.com News
Detik.com

Selasa, 06/08/2013 00:30 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Saksi Dengar Jeritan Minta Tolong Saat Wanita Cantik Diseret Motor

Baban Gandapurnama - detikNews
Saksi Dengar Jeritan Minta Tolong Saat Wanita Cantik Diseret Motor Sisca (Foto: Istimewa)
Bandung, - Reza (30) mengaku melihat Sisca Yofi diseret dua pria di Jalan Cipedes Tengah, RT 7 RW 1, Kecamatan Sukajadi, Bandung, Jawa Barat. Saat terseret, korban menjerit minta pertolongan.

"Saya sempat dengar ada jeritan minta tolong," kata Reza saat ditemui, Senin (5/8/2013) malam.

Kedua pria yang menyeret korban diketahui menggunakan motor Suzuki Satria. Sepenglihatannya korban diseret sepanjang 50 meter. Bahkan mulanya Reza menyangka korban adalah boneka.

"Saat ditemui di lokasi terakhir, korban dalam kondisi sekarat," ujar dia.

Saat kejadian, lokasi ditemukannya Sisca sedang sepi dari lalu lalang warga. Jarak antara lokasi temuan dengan kos korban sekitar 500 meter.

Saksi lainnya Deni Nurcahya (21) melihat korban sudah dalam posisi tengkurap bersimbah darah. "Kalau kata orang yang disini dari kejauhan melihat, setelah berhenti diseret ada salah satu pelaku membacok kepala korban dengan golok," tuturnya.







Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/dni)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%