Selasa, 06/08/2013 00:17 WIB

Pembunuhan Sadis di Bandung

Wanita Cantik Korban Pembacokan Bernama Sisca, Bekerja di Perusahaan Finance

Baban Gandapurnama - detikNews
Sisca (Foto: Istimewa)
Bandung, - Wanita cantik yang tewas setelah diseret dan dibacok oleh dua orang laki-laki, terungkap identitasnya. Wanita itu bernama Sisca Yofie (30) yang bekerja di salah satu perusahaan finance di Kota Bandung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, Sisca bekerja sebagai Branch Manager di PT Verena Multi Finance, Jl Pungkur, Bandung. Sisca tinggal di salah satu rumah kos di Jalan Setra Indah Utara, Bandung selama lebih dari setahun.

"Dia sudah satu tahun lebih di sini," ujar pemilik kos, Sinurat (70) saat ditemui detikcom di kediamannya, Senin (5/8/2013).

Sinurat mengatakan dia mendapat kabar insiden tersebut dari anaknya, Rudi (40). Rudi berujar dirinya melihat pintu mobil Sisca terbuka tetapi dia tidak mendapati keberadaan wanita cantik tersebut.

"Pintu kanan depan mobil sudah terbuka. Mesin dan lampunya masih menyala. Tapi saya lihat sisca tidak ada. Gerbang itu kan ada dua gembok. Satu gembok sudah terbuka, satu lagi masih terkunci, dan sepertinya dia mau masuk, tapi ada kejadian disini," tutur Rudi yang sempat memarkirkan mobil Sisca ke halaman rumah sebelum mencarinya.

Peristiwa itu terjadi di dekat Lapang Abra, Jalan Cipedes Tengah, beberapa saat warga setempat berbuka puasa atau sekitar pukul 18.30 WIB, Senin (5/8/2013).

"Korban sempat bernafas saat ditolong warga, namun meninggal dunia sewaktu perjalanan ke rumah sakit. Korban berusia sekitar 20 hingga 25 tahun," tutur Kapolsek Sukajadi AKP Suminem.

Ciri-ciri korban berhidung mancung dan berkulit sawa matang. Sepasang kaki hingga dada korban terdapat lebam serta lecet akibat bekas gusuran di jalan berlapis beton. Jasad wanita berambut sebahu dan wajahnya berbentuk oval itu diboyong kamar mayat RSHS Bandung.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(dni/fdn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%