detikcom
Sabtu, 03/08/2013 23:27 WIB

Puncak Arus Mudik di Merak Terjadi Malam Ini

Yasser Ali Harakan - detikNews
Cilegon - Puncak arus mudik yang melalui Pelabuhan Merak diprediksi terjadi pada H-5 atau H-6. Sedangkan tahun lalu, puncaknya justru terjadi pada H-3 dan H-2.

Berdasarkan rekapitulasi data harian PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) terjadi lonjakan yang sangat drastis jumlah penumpang pada H-6 atau Jumat (2/8).

"Tahun lalu, H-6 penumpang jalan kaki hanya berjumlah 6.899. Tapi pada tahun 2013 ini, jumlahnya mencapai 15.668 atau terjadi peningkatan sampai 227 persen," ujar petugas jaga ASDP Merak, Andhie Ariestano kepada detikcom, Sabtu (3/8/2013).

Selain itu, lonjakan yang drastis juga terjadi pada jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan sepeda motor. Setelah sebelumnya terjadi penurunan apabila dibandingkan tahun lalu, pada H-6 lonjakannya mencapai 314 persen.

Pada tabel rekapitulasi data, tercatat pemudik dengan roda 2 pada H-7 tahun lalu sebanyak 2.219 dan tahun ini hanya 1.868. Sementara pada H-6 tahun lalu jumlahnya hanya 1.756 dan tahun ini mencapai 7.275 atau 414 persen lebih banyak dari tahun lalu.

Begitu pun pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi tetap menunjukkan peningkatan dari tahun lalu. Tercatat pada H-6 tahun lalu jumlah kendaraan pribadi yang diseberangkan berjumlah 4.059 sementara tahun ini 7.198.

Peningkatan masih akan terjadi pada H-5 hari ini. "Diperkirakan hari ini (Sabtu) adalah puncak arus mudik. Setelah kemarin meningkat, malam ini kemungkinan akan lebih lagi," tukas Andhie.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/mok)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
MustRead close