Detik.com News
Detik.com
Jumat, 02/08/2013 16:42 WIB

Dikejar Polisi, 3 Perampok Mobil Nyebur ke Laut

E Mei Amelia R - detikNews
Dikejar Polisi, 3 Perampok Mobil Nyebur ke Laut Foto: E Amelia (detikcom)
Jakarta - Para pelaku perampokan mobil nekat menceburkan diri ke laut di perairan Mauk, Tangerang, Banten. Dua dari tiga pelaku tertembak saat hendak disergap petugas.

Penyergapan ini dilakukan aparat tim gabungan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya dengan Radar AURI yang melakukan penjagaan di tepi pantai, Kamis (1/8) kemarin.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, sebelum menceburkan diri ke laut, tiga tersangka sempat lari dari kejaran petugas.

"Tersangka sempat keluarkan senjata dan sempat tembak-menembak dan ketiganya melompat ke laut," kata Herry kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/8/2013).

Tiga pelaku yang menceburkan diri ke laut yakni, Dwi Sutrisno alias Mugiono (26), Urip bin Jasiman (28) dan Muhtaron Ikhwan alias Ikhwan (31). Ketiganya tertembak pada bagian kaki saat hendak melarikan diri saat itu.

"Para pelaku yang membawa senjata api kemudian melemparkan senjatanya ke dalam laut," ujar Herry.

Dari penangkapan ketiganya, polisi kemudian mengembangkan ke pelaku lainnya yakni Herlan Pramudya alias Erlan (31) dan Fitri Kurnia alias Aceng. Namun, saat hendak ditangkap di wilayah Pasar Kemis, Jakarta Timur, keduanya melawan petugas.

"Mereka melawan petugas dengan sangkur," katanya.

Kelimanya ditangkap setelah merampas mobil korban di Tol Cikarang, Bekasi pada 31 Juli 2013 subuh lalu.

Dalam aksinya, para pelaku berpura-pura menjadi korban serempetan dengan mobil yang ditumpangi korban. Begitu korban keluar dari mobil, para pelaku langsung menodongkan pistol ke arah korban. Korban selanjutnya dibuang di Tol Cikarang.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mei/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%