Jumat, 02/08/2013 15:48 WIB

Dipukul Petugas Damkar di Daan Mogot, Sopir TransJ Lapor Polisi

Septiana Ledysia - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Pramudi bus TransJakarta mengaku dipukuli beberapa petugas pemadam kebakaran di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Pemukulan dilakukan karena mobil damkar yang saat itu hendak masuk jalur TransJakarta merasa dihalang-halangi.

Humas TransJakarta Sri Ulina Pinem mengatakan, pemukulan terhadap dua orang awak Transjakarta tersebut terjadi Kamis (1/8) petang, sekitar pukul 18.20 WIB. Saat itu, sekitar 6 mobil damkar memasuki arah berlawanan dari arah Tanjung Duren menuju Kalideres.

"Mereka menggunakan busway melakukan contraflow. Dan tanpa konfirmasi mobil bus pemadam tersebut langsung menabrak bus dengan alasan buru-buru. Dari kejadian tersebut anggota pemadam kebakaran lalu langsung memukul pramudi dan satgas onboard hingga mengalami luka," ujar Ulina saat dikonfirmasi, Jumat (3/8/2013).

Akibat pemukulan tersebut, pramudi mengalami luka di pelipis dan pipi kanan memar, serta kacamata pecah karena dipukuli. Sedangkan satgas, mengalami kuping sakit dan kepala pusing.

"Padahal saat kejadian, pramudi bus TransJakarta juga sudah sempat menepikan kendaraan untuk ngasih jalan," ujar Uliana.

Aksi pemukulan ini langsung dilaporkan ke polsek Cengkareng, Jakarta Barat.

Saat dikonfirmasi, Kasudin Pemadam Jakarta Barat, Jhon Vendri membantah ada pemukulan terhadap dua awak TransJakarta. Namun pihaknya mengakui sempat masuk ke busway dan melakukan contraflow.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(spt/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%