detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 30/07/2013 11:21 WIB

Ini Video Ahok Temui Pendemo: Soal Menyinggung H Lulung

Nograhany Widhi K - detikNews
Halaman 1 dari 3
(Courtesy Youtube Pemprov DKI)
Jakarta - Kemarin Wakil Gubernur Basuki T Purnama (Ahok) menemui pendemo yang mengatasnamakan PKL Tanah Abang. Pendemo keberatan karena ada pernyataan Ahok yang dinilai menyinggung Wakil Ketua DPRD Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

Video ini diunggah Pemprov DKI pada 29 Juli 2013 malam. Ada sekitar 5 perwakilan pendemo yang menemui Ahok. Saat itu Ahok didampingi 3 jajaran dan 2 ajudannya.

Pertemuan ini berjalan sangat interaktif bahkan dibilang seru. Terkadang di tengah-tengah pendemo menyampaikan aspirasi, Ahok menyela untuk meluruskan.

Pendemo pertama yang berkumis dan berambut cepak membuka obrolan.

"Kedatangan kami mau silaturahmi, kalau nggak dengan cara gini Bapak nggak nemuin kite. Persoalannya, kita mempertanyakan soal ketersinggungan kita anak Betawi untuk cari duduk perkaranya di mana, soalnya koran ini kan antara Pak Wagub dan Haji Lulung," jelas pria berkemeja putih lengan panjang garis-garis.

"Kita semua anak Betawi yang cinta Haji Lulung Pak. Kita dibesarkan ama Haji Lulung. Dan Haji Lulung banyak karyanya. Saya nggak ada persoalan dengan PKL. Kalau PKL saya dari awal bila melanggar badan jalan memang kagak ada toleransi, kita setuju itu," imbuh pria itu.

Ahok pun memotong. "Saya mau tanya, saya menyinggung Haji Lulung itu singgung apa? Kan ada wartawan bilang, apakah ada anggota DPRD yang terlibat di Tanah Abang. Saya bilang, harusnya anggota DPRD itu tidak mungkin terlibat karena dia mengerti Perda," tukas Ahok.Next

Halaman 1 2 3

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nwk/asy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%