detikcom
Selasa, 30/07/2013 11:01 WIB

Freddy Dibawa ke LP Nusakambangan dengan Pengawalan Ketat

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Freddy Budiman akhirnya dipindahkan ke LP Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, setelah kasus seks dan narkoba di LP Narkotika Cipinang terungkap. Proses pemindahan terpidana mati itu dilakukan dengan pengawalan ketat.

Kasubdit Humas Ditjen PAS, Akbar Hadi, memastikan keberangkatan Freddy dari LP Narkotika Cipinang dilakukan sekitar pukul 00.05 WIB tengah malam tadi. Ada sejumlah pengawal yang mendampingi Freddy.

"Kita kerahkan dari Polda empat personel, dari Lapas delapan personel," kata Akbar saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (30/7/2013).

Akbar tak bisa menjelaskan secara detail soal kendaraan yang digunakan Freddy dan rombongan. Termasuk rute jalan yang ditempuh ke pulau terpencil itu.

"Itu kita nggak tahu. Yang pasti kemungkinan sekarang sudah sampai," jelasnya.

Pengadilan Negeri Jakarta Barat sebelumnya memvonis Freddy dengan hukuman mati. Tak hanya itu, pria pengimpor 1,4 juta ekstasi tersebut juga dicabut 7 hak asasinya. Pemindahannya semakin mendesak setelah kasus seks dan narkoba bersama sejumlah wanita di LP Narkotika Cipinang terungkap. Adalah sang mantan pacar, Venny Rosyanne, yang membongkarnya.

7 Hak asasi Fredy yang dicabut lewat putusan PN Jakbar pada 16 Juli 2013 itu:

1. Hak berkomunikasi dengan gadget apa pun
2. Hak untuk menjabat di segala jabatan
3. Hak untuk masuk institusi
4. Hak untuk memilih dan dipilih
5. Hak untuk jadi penasihat atau wali pengawas anaknya
6. Hak penjagaan anak
7. Hak mendapatkan pekerjaan



Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(mad/asy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%