detikcom

Senin, 29/07/2013 17:04 WIB

Presiden SBY Sudah Kantongi Nama Calon Panglima TNI

Mega Putra Ratya - detikNews
Jakarta - Presiden SBY telah menerima usulan nama calon pengganti Laksamana Agus Suhartono sebagai Panglima TNI. Sedangkan untuk calon Kapolri baru yang akan dilantik pada pertengahan Agustus, hingga kini belum ada yang resmi diusulkan kepada Presiden SBY.

"Sudah masuk yang dari Panglima TNI. Calon siapa saja? Tanya ke Pak Panglima saja," ujar Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (29/7/2013).

Sedangkan untuk calon Kapolri, menurutnya sejauh ini belum ada nama perwira tinggi yang diusulkan secara resmi.

"Yang saya tahu belum untuk kapolri," ujar Julian.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mpr/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%