detikcom
Jumat, 26/07/2013 14:33 WIB

3 Komentar Jokowi Soal Gaya Ceplas-ceplos Ahok

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 3 dari 4 Next »
2. Saya Ngeri Lihat Videonya

Bagaimana reaksi Jokowi saat menonton video Ahok kerap melontarkan kritikan pedas? Rupanya, Jokowi ngeri melihatnya.

"Saya saja ngeri pas lihatnya," kata Jokowi sambil tertawa saat dimintai komentar seputar video Ahok di rumah makan Dapur Sunda, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (24/11/2012).

Mendengar jawaban Jokowi, puluhan wartawan ikut tertawa. Suasana santap siang menjadi penuh gelak tawa. Jokowi makan siang dengan pecel dan ayam goreng.

Sedikitnya ada 4 video Ahok di Youtube yang populer. Gaya kepemimpinan Ahok nan tegas itu banyak menuai pujian, tapi ada juga yang tidak suka.

Dalam tayangan youtube, Ahok melontarkan kritikan dan sindiran pedas seperti video balasan saran Ahok kepada NasDem untuk lebih dekat kepada rakyat, kritikan Ahok untuk Dinas PU, Ahok balas dendam saat jadi pejabat dan Ahok sewot pada notulen yang tidak pakai laptop.

Namun, Jokowi mengaku Ahok tidak pernah keceplosan berbicara keras kepadanya.

"Ya nggaklah, nggak pernah," ujar Jokowi yang usai meninjau banjir di Kampung Makasar, Jakarta Timur itu.

Eks Wali Kota Solo ini menegaskan selalu serius melakukan pembahasan bersama Ahok dalam berbagai pertemuan.

"Tapi memang di forum-forum kita serius," kata Jokowi.




Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%