detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 25/07/2013 11:29 WIB

Kasus Dugaan Korupsi Mobil Toilet

7 PNS Dinas Kebersihan DKI Jakarta Diperiksa Kejaksaan Agung

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Penyidik kejaksaan kembali memeriksa saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kendaraan mobil toilet VVIP besar dan toilet kecil. Tujuh staf dinas kebersihan Pemprov DKI Jakarta dimintai keterangannya.

"Saksi dari Dinas Kebersihan, Lenny M, Marulam Manalu, Wagiman, Ir Ali Yudha K, Ir.Wahyu Pudji, Hj.Endang dan Nilam Sari," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum, Kejaksaan Agung Setia Untung Arimuladi dalam pesan singkat, Kamis (25/7/2013).

Untung mengatakan, kejaksaan juga mengagendakan pemeriksaan saksi perusahaan rekanan pengadaan mobil tersebut. Direktur PT Karabha Perkasa Jakarta akan dimintain keterangan.

Tim penyidik telah menetapkan lima orang tersangka. Yakni EB mantan Kadis Kebersihan Provinsi DKI Jakarta. YP selaku Direktur PT Astrasea Pasarindo, Y selaku Direktur PT Gipindo Piranti Insani. Mantan Kabid Sarana dan Prasarana Dinas kebersihan Provinsi DKI berinisial LL selaku Kuasa Pengguna Anggaran, Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa berinisial A.

Hasil penyelidikan telah ditemukan alat bukti permulaan yang cukup tentang terjadinya tindak korupsi dengan indikasi mark up (penggelembungan) anggaran. Dalam pengadaan proyek tahun anggaran 2009 itu diduga telah menimbulkan kerugian negara sebesar Rp 5,3 miliar.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(slm/lh)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%