detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 04:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 25/07/2013 07:31 WIB

3 Hadiah Gembong Narkoba Freddy untuk Cewek Simpanan

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 4 dari 4
Anggita Sari
3. Aset Rahasia

Berbeda dengan Vanny, Anggita Sari (21) yang mengklaim sebagai pendamping hidup Freddy mengaku diberi sejumlah aset oleh Freddy.

"Ya Mas Freddy ngasih aset-aset untuk saya," kata Anggita dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (16/7/2013).

Namun Anggita tidak mau menjelaskan lebih rinci mengenai aset-aset yang diberikan oleh suami sirinya itu. "Kalau aset nggak etislah saya bicarakan satu-satu," kata Anggita.

Perempuan berusia 21 tahun itu mengaku menikah secara siri dengan Freddy pada Maret silam. Dia tahu risiko menikah dengan seorang narapidana.

"Ya tapi Mas Freddy itu orangnya baik sekali. Sebagai istri dia, saya merasa sangat berat dengan vonis yang terakhir," kata Anggita.

Nama Anggita mulai ramai dibincangkan setelah dia hadir dalam persidangan gembong narkoba Freddy Budiman yang miliki ekstasi sebanyak 1,4 juta butir di PN Jakarta Barat, Senin (15/7/2013). Dalam persidangan tersebut, Freddy mendapatkan vonis mati. Saat itu Anggita mengaku sebagai istri Freddy dan ingin hukuman terdakwa  diringankan.

(aan/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close