Detik.com News
Detik.com
Rabu, 24/07/2013 17:15 WIB

Cewek Simpanan Bandar Narkoba

Mencari Ruangan Khusus Freddy dan Vanny di LP Narkotika Cipinang

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Halaman 1 dari 3
Mencari Ruangan Khusus Freddy dan Vanny di LP Narkotika Cipinang Ruangan khusus tempat Vanny dan Freddy (Foto: Vanny)
Jakarta - Vanny Rossyane (22) mengumbar foto-foto ruangan khusus di LP Narkotika Cipinang. Di ruangan itu, Vanny mengaku bersama bandar narkoba Freddy Budiman yang divonis mati PN Jakbar memadu kasih dan memakai narkoba. Benarkah ada ruangan itu?

Detikcom pada Rabu (24/7/2013) siang diberi kesempatan Kepala LP Narkotika Thurman Hutapea mengunjungi ruangan-ruangan di kantornya. Thurman mempersilakan mengecek apakah ada ruangan yang sama dengan ruangan di foto Vanny itu.

Ruang pertama yang didatangi, ruang kerja pegawai staf lapas yang berada di lantai satu gedung itu. Total terdapat 12 ruangan di gedung berlantai dua itu.

Di antara belasan ruangan tersebut, terdapat 6 ruangan di lantai 1, termasuk ruangan Kepala seksi pengawasaan.

"Sekarang kita transparan saja, kau bisa lihat ruangan-ruangan pegawai saya di gedung dua, di lantai satu itu ada 6 ruangan," kata Thurman kepada detikcom.

Tanpa takut-takut, Kalapas menujukkan ruangan administrasi serta ruangan pendataan. Ruangan ini biasanya digunakan para narapidana yang baru masuk ke dalam Lapas. Thurman mengajak masuk ke salah satu ruangan kepala seksi yang berada di lantai satu.

"Ini ruangan Kasie pengawasan. Ayo kita lihat apakah betul sama seperti dengan di foto yang ditunjukan oleh wanita itu?" tanya Thurman.Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/asy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%