Detik.com News
Detik.com

Selasa, 23/07/2013 17:05 WIB

Kasus Penusukan di Kalibata City, Polisi Tunggu Data Kepemilikan Apartemen

Endro Cahyo - detikNews
Kasus Penusukan di Kalibata City, Polisi Tunggu Data Kepemilikan Apartemen
Jakarta - Polisi sudah melakukan penyelidikan terkait kasus penusukan di Tower Ebony apartemen Kalibata City, Jaksel. Namun belum ada pemeriksaan saksi, sebab masih ada data soal unit apartemen yang belum lengkap.

"Sampai sekarang kita belum mendapatkan laporan soal data kepemilikan apartemen," kata Kanit Reskrim Polsek Pancoran, AKP Suroto, saat dikonfirmasi di kantornya, Selasa (23/7/2013).

Saat ini, polisi baru mendapat informasi unit apartemen itu di bawah penguasaan 'Dewi Property'. Namun, siapa pemilik aslinya belum jelas. Sebagian unit di Kalibata City memang banyak yang dititipkan ke Dewi, untuk disewakan.

Suroto menegaskan, polisi sudah melakukan penyelidikan di TKP penusukan, yakni di Unit 07AA. Olah TKP sudah dilakukan. Bahkan korban sudah diantar oleh polisi ke rumah sakit.

"Terus habis itu saya yang ngunci TKP, kuncinya juga saya bawa," imbuhnya.

Polisi akan terus mengusut kasus ini setelah data-data soal apartemen lengkap. Keterangan dari korban Romi (21) pun akan segera digali dalam waktu dekat.

"Kalau dari hasil penyelidikan terakhir, ditemukan adanya indikasi berantem. Jadi nggak tiba-tiba ditusuk sama pelaku," jelas Surot.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%