Selasa, 23/07/2013 14:14 WIB

Seleksi Hakim Agung

Perempuan Jadi Godaan Terberat Calon Hakim Agung Sudrajat

Prins David Saut - detikNews
Gedung KY (ari/detikcom)
Jakarta - Calon hakim agung dari Pengadilan Tinggi Pontianak Sudrajad Dimyati mendapat pertanyaan terkait gratifikasi. Perempuan menjadi godaan terberat Sudrajad, tawaran pelicin putusan juga sering datang padanya.

"Tapi saya tidak (mau menerima) karena pengalaman buruk orangtua saya bercerai dan menyedihkan," kata Sudrajad dalam wawancara dengan panelis di gedung Komisi Yudisial (KY), Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2013).

Panelis dari KY, Komisioner Eman Suparman menambahkan pertanyaan terkait masa tugas Sudrajad di Jakarta. Tugas seorang hakim di Jakarta dikenal cukup basah.

"Memang terpulang ke diri masing-masing. Ditambah ketika saya masuk Jakarta ada KPK dan KY. Itu bagi saya adalah rem pakem untuk berbuat neko-neko," ujar hakim yang menikahi pacar masa kuliahnya ini.

Eman tak puas, ia bertanya selain godaan berat perempuan, apakah tawaran memuluskan suatu perkara agar dimenangkan atau ditolak kerap menghampiri Sudrajad?

"Sering," jawab Sudrajad lantang.

Seperti yang diketahui, Sudarajad salah satu dari 23 CHA yang menjalani proses seleksi wawancara. Panelis hari kedua tahap ini terdiri dari 7 komisioner KY dan 2 akademisi.

(vid/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%