detikcom
Sabtu, 20/07/2013 10:34 WIB

Mayat Lelaki Ditemukan Hanyut di Sungai Oya

Afif Merdeka - detikNews
Bantul, - Sesosok mayat ditemukan warga hanyut di sungai Oya yang melintasi dusun Kedungjati desa Selopamioro Imogiri Bantul. Mayat lelaki tanpa identitas ini sebagian tubuhnya sudah menggelembung dan sulit dikenali.

"Tadi awalnya pagi-pagi ada anak-anak akan mandi di sungai. Mereka lari pulang dan bilang ada orang hanyut", kata Ponimin (60) warga Kedungjati.

Sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi yang ditunjukkan anak-anak. Tapi saat itu mayat sudah tidak terlihat.

"Setelah coba ditelusuri akhirnya kita temukan sekitar 50 meter dari lokasi yang ditunjukkan anak-anak. Saat itu masih mengapung terbawa arus", tambahnya.

Penemuan mayat ini kemudian dilaporkan aparat kepolisian. Sejumlah bekas luka ditemukan disekujur jasad, namun sepintas terlihat seperti bekas tumbukan dengan batu-batu cadas di sepanjang aliran sungai.

"Soalnya dari hulu kan banyak batu-batu cadas. Yang pasti tidak ada luka bekas benda tajam", kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Alaal Prasetya di lokasi penemun mayat.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lh/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%