detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 19/07/2013 17:03 WIB

Inilah Alaska, Tempat yang Disebut FPI dan Warga Sebagai Awal Bentrokan

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Angling Adhitya P/detikcom
Kendal - Salah satu dugaan pemicu bentrok antar FPI dan warga yang terjadi di Sukorejo Kendal adalah sweeping FPI dilakukan sehari sebelumnya di Sarim yang dulu dikenal sebagai lokalisasi. Kini namanya Alaska alias Alas Karet.

Alas berarti hutan. Jadi, tempat ini disebut Alaska, karena berada di tengah hutan karet. Beberapa rumah kayu sederhana berdiri dengan kokoh.

Koordinator Alaska, Sarwanto (49) menuturkan Rabu (17/7) sore, FPI mendatangi Alaska. Sebelumnya, ia mendengar ada FPI melakukan sweeping di tempat perjudian togel di Desa Turen, perbatasan Kendal-Temanggung dilanjutkan lokasi-lokasi lain.

"FPI ke perjudian togel di Desa Turen. Lalu sweping ke tempat lain, kemudian ke Terminal Sukorejo karena ada karaoke di sana," kata Sarwanto di Alaska, Sukorejo, Kendal, Jumat (19/7/2013).

"Akibat sweeping itu, massa FPI diburu warga hingga akhirnya datang ke sini dan langsung terjadi (bentrokan)," tegasnya.

Awalnya, Sarwanto dan warga lainnya terkejut karena FPI datang bersama rombongan yang tidak menggunakan atribut FPI. Ormas itu sempat berkeliling lokasi Alaska dengan luas 800 m2 itu. Sebagian kecil dari orang-orang yang diduga anggota FP terlihat membawa tongkat. Kemudian bentrokan terjadi antara FPI dan orang-orang yang tidak memakai seragam FPI. Ternyata gerombolan di belakang FPi itu bukan anggota mereka, namun kelompok yang sudah membuntuti sejak awal.

"Saya lihat kok massa FPI banyak, tapi ada yang tidak pakai baju FPI, ternyata itu yang mengikuti FPI. Bregnya (bentrok) di sini. Saya mengamankan 2 FPI, saya serahkan ke Buser Patean," jelasnya.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(alg/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close