detikcom
Jumat, 19/07/2013 15:11 WIB

FPI Vs Warga di Kendal, Ketua Komisi III: Perilaku Harus Diperbaiki!

Danu Damarjati - detikNews
Jakarta - Menanggapi rusuh FPI di Kendal Jawa Tengah, Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika mengimbau agar masyarakat jangan hanya berpikir soal keberadaan Ormasnya saja. Perbaikan perilaku anggota Ormas-nya juga harus dipikirkan.

"Cara berpikirnya seharusnya kepada perilaku yang dilakukan manusia, bukan terjebak pada organisasinya semata," kata Pasek saat dihubungi wartawan, Jumat (19/7/2013).

Politisi Partai Demokrat ini melihat, pembubaran FPI bukanlah jalan terbaik untuk menghentikan kekerasan atas nama Organisasi Kemasyarakatan. Ketegasan aparat, menurutnya, cukup untuk menindak pelaku kerusuhan Ormas.

"Jangan terlalu lembaga sentris, memangnya kalau dibubarkan tidak bisa buat baru lagi?" ujarnya.

Pasek menilai selama ini aparat kurang tegas menindak para pelaku kerusuhan atas nama Ormas. Dia berharap, pelaku kerusuhan di Kendal bisa diganjar dengan hukuman seadil-adilnya.

"Proses hukum dengan tegas. Masalahnya kan selama ini tidak pernah tegas," ucapnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(dnu/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%