detikcom
Jumat, 19/07/2013 15:09 WIB

Hari ke-278

Idul Fitri, Jokowi Open House 2 Hari di Rumah Dinasnya

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jokowi (Agung/ detikcom)
Jakarta - Jokowi untuk pertama kalinya akan merayakan Idul Fitri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun ini. Rencananya, Jokowi akan merayakan hari raya bersama warga Jakarta.

"Bikin 2 hari. Hari pertama dan kedua," tutur Jokowi di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2013), saat ditanya soal open house Idul Fitri nanti.

Usai salat Id, Jokowi akan langsung mempersilakan warga Jakarta untuk bersilaturrahmi dengannya. Warga DKI Jakarta yang hendak bertemu Jokowi dan keluarganya bisa datang rumah dinas Gubernur DKI di Jl Taman Suropati, Jakarta Pusat.

"Rumah dinas," jawab Jokowi soal lokasi open house-nya.

Rumah dinas Gubernur DKI terletak tidak jauh dari Taman Suropati yang berada di daerah Menteng. Warga yang datang bisa mengenali rumah tersebut dari arsitekturnya yang kuno serta halamannya yang luas.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(gah/gah)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%