Jumat, 19/07/2013 15:09 WIB

Hari ke-278

Idul Fitri, Jokowi Open House 2 Hari di Rumah Dinasnya

Mulya Nurbilkis - detikNews
Jokowi (Agung/ detikcom)
Jakarta - Jokowi untuk pertama kalinya akan merayakan Idul Fitri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun ini. Rencananya, Jokowi akan merayakan hari raya bersama warga Jakarta.

"Bikin 2 hari. Hari pertama dan kedua," tutur Jokowi di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2013), saat ditanya soal open house Idul Fitri nanti.

Usai salat Id, Jokowi akan langsung mempersilakan warga Jakarta untuk bersilaturrahmi dengannya. Warga DKI Jakarta yang hendak bertemu Jokowi dan keluarganya bisa datang rumah dinas Gubernur DKI di Jl Taman Suropati, Jakarta Pusat.

"Rumah dinas," jawab Jokowi soal lokasi open house-nya.

Rumah dinas Gubernur DKI terletak tidak jauh dari Taman Suropati yang berada di daerah Menteng. Warga yang datang bisa mengenali rumah tersebut dari arsitekturnya yang kuno serta halamannya yang luas.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gah/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%